Rabu, 14 Februari 2018

Waspadai Resiko Membiarkan Istri Yang Gagal Orgasme


Hubungan intim pasangan suami istri dalam sebuah mahligai pernikahan tentu akan mengalami dinamika, baik yang terkait dengan kuantitas maupun kualitasnya. Tentu dinamika ini terjadi karena menyangkut kondisi psikis dan fisik dari pasangan tersebut yang juga sudah pasti berubah.

Beragam persoalan kadang datang menghampiri baik dari pihak suami ataupun dipihak istri, termasuk didalamnya renik ketidakpuasan terhadap kualitas hubungan intim yang terjadi diantara mereka. Salah satu “hantu” tersebut adalah istri tidakpuas karena gagal dan jarang mendapatkan orgasme, dan dalam benak istri seolah berteriak dengan lantang kepada suami: “istri minta Yang lamaaaaa Pa!”.

Keadaan yang demikian tentu kadang terkait dengan masalah yang sedang dialami oleh sang suami tercinta. Misalnya suami yang mengalami ejakulasi dini, penetrasi burung suami hanya bertahan dibawah 3 menit saja, dls. Untuk melakukan hubungan intim itu melibatkan aspek lahir batin, sehingga wajar apabila isteri yang mengalami hal demikian harus segera ditindaklanjuti penanganannya oleh suami.

Pendapat Para Ahli Tentang Orgasme Pada Wanita

Pada umumnya seorang wanita tentu impiannya adalah akan mendapatkan orgasme dari setiap hubungan intim yang dilakukan. Bahkan tingkatan lebih tinggi juga mendambakan mendapatkan multiple orgasme. Pada kenyataannya para wanita lebih jarang dapat mencapai orgasmebila dibandingkan dengan pria.

Data hasil riset dari The National Survey of Sexual Health and Behavior dari Kinsey Institute, menjelaskan dengan gamblang bahwa untuk bisa mendapatkan sebuah orgasme saja seorang wanita membutuh berbagai usaha berupa rangsangan lain saat pasangannya melakukan penetrasi. Jadi orgasme tidak selalu akan jadi puncak dari penetrasi yang dilakukan oleh pasangannya.




Menurut Emily da Ayala, seorang terapis problem seks pada Revive Therapy & Healing, Houston, Amerika Serikat, mengatakan “orgasme pada pria berbeda dengan yang terjadi pada wanita, seorang pria membutuhkan waktu hanya waktu 2 hingga 10 menit setelah penetrasi untuk mencapai orgasme, sedangkan pada wanita butuh waktu yang lebih lama sekitar 15 hingga 30 menit.

Seorang psikolog seksual Zoya Dianaesthika Amirin berpendapat, "Tanda seorang wanita yang mengalami orgasme dapat dirasakan ketika terjadi kontraksi pada vagina. Tanda yang kedua terlihat dengan terjadinya gejala berdiri bulu kuduk yang ada disekitar tangan, dan tengkuk," kata Zoya”.


Penyebab Wanita Mengalami Gagal Orgasme

Penyebab seorang wanita gagal mendapatkan orgasme dari aktifitas intim yang dilakukannya umumnya terjadi karena suasana pikiran mereka yang belum bisa fokus pada saat melakukan aktifitas hubungan intim. Pendapat senada sejalan dengan paparan pada website Women's Health (Maret 2016).

"Wanita Terkadang mengeluhkan kondisi pikiran mereka yang tidak dapat fokus, konsentrasi dengan aktivitas intim yang sedang mereka lakukan. Kondisi yang demikian ini juga terjadi saat wanita sedang melakukan masturbasi sekalipun," kat  Psikolog klinis spesialis disfungsi seksual Karen Stewart, Psy.D

Sikap Pasangan Yang dibutuhkan Pada Seorang Gagal Orgasme

Suami/pasangan yang perhatian tentunya akan cerdas menunjukkan empati, dengan menangkap obsesi dari istri tercintanya. Sebagian istri kadang masih tidak terbuka dan lugas menyampaikan ekspresi batinnya dengan mengucap langsung “aku minta yang lama, biar aku punya waktu untuk menata lahir batinku”.

Yang perlu dilakukan oleh sang suami adalah melakukan refleksi diri atas kondisi dan kualitas hubungan intimnya. Dengan jujur menjawab pertanyaan: apakah dia masih dengan performa bagus untuk melayani pasanganya? Ataukah papa sudah mulai kedodoran dan cepat keluar sehingga membuat istri tidak pernah mencapai orgasme, ngedumel, jengkel, dan tersiksa secara batinnya.

Mengapa Wanita Jengkel Karena Ngga Dapat Orgasme

Sebagai manusia normal maka pada umumnya seorang istri juga menginginkan kebahagiaan ketika menjalankan kewajibannya untuk berhubungan intim dengan suami. Sebagai salah satu ibadah yang dijanjikan besar pahalanya, juga bisa merawat cinta antara suami dan istri, dst. Hubungan intim seyogyanya menghadirkan kepuasan yang wajar, baik dipihak papa maupun mama, bahkan keduanya harus saling berusaha untuk memberikan layanan yang menghadirkan kepuasan bagi pasangan.



Pada kondisi tertentu, ketika muncul gangguan misalnya ejakulasi dini, tidak mendapatkan orgasme, bisa memicu gangguan psikis kepada pasangan. Kalau sama-sama harus menyiapkan diri, keramas bersuci pasca hubungan intim, namun proses hanya dijalankan 2 menit, dan tentu sebuah aktifitas yang cukup mengecewakan. Tidak sedikit mama menjadi dongkol, ngedumel, dst... kalo cuma 2 menit ngapain susah-susah.... cepeee dech. Yang berbahaya adalah kondisi ini terus berlangsung dalam waktu yang lama, sehingga memicu apatisme, frigiditas, dst.

Papa Cepat keluar, padahal “Mama Minta lama”

Dari wikipedia, pada umumnya ejakulasi dini diakibatkan karena munculnya gangguan yang bersifat psikofisiologik. Jadi bisa dipastikan selain karena masalah anatomis, seringkali ejakulasi dini disebabkan oleh masalah psikologis.

Ejakulasi dini yang disebabkan karena psikis misalnya ada masalah kecemasan dalam melakukan hubungan intim, terbersit apakah papa akan mampu memberikan kepuasan kepada mama atau tidak? Dari riwayat papa yang sering tidak tahan lama dalam berhubungan intim akan mengundang hadirnya kecemasan, dan akan memuncak dan dan memicu ejakulasi dini pada papa.

Secara anatomis, kekurangan fungsi serotonin, yaitu sebuah bahan neurotransmiter yang berfungsi menghambat terjadinya ejakulasi telah diyakini fungsinya merupakan salah satu penyebab ejakulasi dini. Masalah lain yang sering terjadi adalah munculnya gangguan kontrol saraf pada pengatur ejakulasi. Saraf motorik dan sensorik yang berkaitan proses ejakulasi papa mendapatkan masalah. 

Untuk mengetahui penyebab secara medis ini tentunya bukan hal yang mudah bagi papa, butuh pengorbanan yang luar biasa seperti waktu, tenaga, dan biaya. Layanan dokter spesialis akan jadi langganan dan sudah pasti akan menguras kantong dalam-dalam. Coba cari tahu berapa juta sekali periksa ke klinik klinik khusus masalah ini......

Papa Ingin Wujudkan Hubungan Intim Tahan Lama

Bisa hubungan intim dengan mama dengan waktu yang lama tentu merupakan harapan terbesar yang dimiliki papa, tentu untuk memberikan kepuasan kepada mama. Hubungan intim dengan durasi yang lama tentu membutuhkan langkah langkah tertentu.

Pertama untuk mendapatkan hubungan intim yang lama bisa papa mulai dengan variasi posisi saat bercinta. Posisi bercinta ini berfungsi untuk mendapatkan sensasi berbeda  pada setiap posisinya dan tentunya akan berpengaruh pada durasi hubungan intim juga. Karena teori menegaskan bahwa beda posisi beda ketahanan juga. Posisi yang paling tepat untuk papa adalah posisi yang memungkinkan untuk bekerja secara pasif, misalkan seperti posisi women on top dimana wanita yang lebih aktif dibanding pria.


Kedua adalah minimalisir kepekaan penis papa terhadap berbagai rangsangan dari dalam dan luar. Seperti diketahui penis papa kadang ada yang disentuh sedikit saja sudah tegang, cara yang bisa ditempuh adalah memakai alat kontrasepsi seperti karet, sebab alat kontrasepsi sendiri dapat menurunkan hasrat seksual seseorang.

Papa atau Mama Yang Cari Solusi “Mama Minta lama”

Papa sering tidak tersadar akan bahaya yang hadir karena tidak ada solusi terhadap “Mama Minta lama”, hal ini terjadi karena aspek biologis bahwa orgasme pria umumnya didapatkan ketika terjadinya ejakulasi. Meskipun hanya 2 menit, asal bisa ejakulasi, tidak sedikit pria yang merasa tujuannya sudah tercapai. Runyamnya papa tidak melihat suasana bathin mama yang tidak puas atau hanya pura-pura puas. Lebih runyam lagi Mama tidak mengkomunikasikan masalah ini pada papa sehingga menjadi obsesi terpendam tanpa solusi.

Bagi papa yang mengimpikan sebuah hubungan intim dengan mama agar bisa membahagiakan, dinikmati, tentu butuh agar dapat bertahan lebih lama agar masing-masing mempunyai kebebasan untuk mendapatkan haknya mereguk orgasme. Begitu juga mama yang tidak mau berlama-lama tersandera oleh kepuasan semu ketika hubungan intim tanpa mereguk orgasme, perlu ikhtiar untuk mencari solusi bagi rudal papa.

Solusi yang aman untuk masalah ejakulasi dini papa  adalah dengan menggunakan FOREDI gel. Foredi dikemas dalam sachet dan disajikan dalam bentuk gel merupakan antiseptik berbahan herbal yang direkomendasikan oleh seorang ahli Kesehatan Reproduksi nasional: BOYKE DIAN NUGRAHA.

Jaminan keamanan karena legalitas foredi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan Foredi mempunyai Nomer Register: POM TR 052.642.331.  Foredi tiap box berisi 3 sachet dengan harga per box Rp. 225.000,- setiap sachet bisa digunakan 2-3 kali kebutuhan masing-masing orang. Cara Memesan Foredi Sederhana saja kalau mau memesan pada kami AgenForedijakarta.Com. Anda silahkan kirim SMS/WA ke No HP.  0812-9000-5090.

FOREDI boyke mampu menjaga kebersihan rudal papa, sehingga dari sisi perempuan tetap merasa aman, karena rahim sangat rentan terhadap mikro organisme. Foredi Herbal sangat aman digunakan sebagai herbal oles luar, sehingga tidak memberikan efek negatif pada fungsi organ tubuh seperti jantung, ginjal dan otak.

SOLUSI BAHAGIA “Mama Minta lama”


FOREDI boyke akan menjadi solusi bahagia mama dan papa karena membantu meningkatkan kualitas hubungan intim menjadi lebih tahan lama, sehingga papa dan mama dapat menggapai multi orgasme, dan bergairah saat berhubungan intim.  “Mama Minta lama” solusi cerdasnya dengan Foredi gel. Silahkan mama papa yang berminat kirim SMS/WA ke No HP.  0812-9000-5090.

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 0812-9000-5090. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Gojek, juga melayani COD


EmoticonEmoticon